Pengatar Statistik Ir.Sofyan




PENGANTAR STATISTIK

(Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif  Oleh : Ir. Syofian Siregar, MM)



  1. Pengertian Statistik

Pengertian statistik berasal dari bahasa latin, yaitu status yang berarti negara dan digunakan untuk urusan negera. Pada mulanya statistik hanya digunakan untuk urusan negara. Pada mulanya statistik hanya digunakan untuk menggambarikan keadaan menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan kenegaraan saja  seperti perhtungan banyaknya penduduk, pembayaran pajak, gaji pegawai dan lain sebagainya.

Seiring dengan perkembangan zaman maka pengertian statistik semakin berkembagn antara lain :

  1. Statistik adalah kumpulan data yang disajikan dalam bentuk tabel/daftar, gambar, diagram atau ukuran-ukuran tertentu misalnya statistik penduduk, statistik kelahiran dan statistik pertumbuhan ekonomi.

  2. Statistik adalah pengetahuan mengenai pengumpulan data, klasifikasi data, penyajian data, pengolahan data, penarikan kesimpulan dan pengambilan keputusan berdasarkan masalah tertentu.

  3.  Statistik matematika atau statistik teoritik adalah statstik yang diturunkan bagaimana menciptakan model-model teoritis dan matematis.

  4. Statistik terapan atau teknis analisis data adalah statistik yang membahas cara-cara penggunaan statistik atnara lain untuk penelitian. 

  1. Pengelompokan statistiik berdasarkan cara pengolahan data

  1. Statistik deskriptif 

Statisik deskriptif adalah satatistik yang berkenaan degnan bagaimana cara mendeskripsikan, mjenggambarakan, menjabarkan, atau menguraikan data agar mudah dipahami. Ada beberapa cara yang dapat digunakan dalam mendeskripsikan, menggambarkan, menjabarkan atau menguraikan data antara lain :

  1. Menentukan ukuran data, seperti nilai modus, rata-rata, dan nilai tengah (median).

  2. Mentnukan ukuran variabilitas data seperti variasi (varian), tingkat penyimpan (deviasi standar) dan jarak (range).

  1. Statistika Inferensial (statistik induksi)

Statistika inferencial adalah serangkaian teknik yang digunakan untuk mengkaji, menaksir dan mengambil kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh dari smapel untuk menggambrakan karakteristik atau ciri dari sutau populasi. Oleh karena itu, statistik inferensial disebut juga statistik induktif atau statistik penarikan kesimpulan.

Berdasarkan ruang lingkup bahasannya, satatistik inferensial mencakup :

  1. Probabilita atau teori kemungkinan 

  2. Distribusi teoretis

  3. Sampling dan samling distribusi 

  4. Pendugaan populasi atau teori populasi 

  5. Uji hipoteisi rerata

  6. Analisis korelasi dan uji signifikansi 

  7. Analisis regeresi untuk peramalan

  8. Analisis variance

  9. Analisis kovarian

  1. Pengelompokan statistik berdasarkan bentuk parameternya 

  1. Statistik parametrik

Statistik parametrik adalah statistik yang mempertimbangkan jenis sebaran atau distribusi data yang berdistribusi normal dan memiliki varian homogen. Pada umumnya data yang digunakan pada statistik parameterik ini bersifat interval dan rasio.

Uji statistik yang dapat digunakan pada statistik parametrik adalah :

  1. Uji z ( 1 atau 2 sampel)

  2. Uji t ( 1 atau 2 sammpel)

  3. Korelasi sederhana dan berganda

  4. One or two way anova test.

  5. Analisis regresi sederhana dan berganda dan lain-lain.

  1. Statistik Nonparametrik

Statistik nonparametrik merupakan bagian statistik yang parameter populasi atau datanya tidak mengkuti suatu dsitribusi tertentu atau memiliki distribusi yang bebas dari persyaratan (free distribusi procedures), dan variannya tidak perlu homogen. Statitisk nonparametrik biasanya digunakan untuk melakukan analisis pada data berjenis nominal atau ordinal.

Statistik nonparameter mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya antara lain :

  1. Tingkat kesalahan penggunaan prosedur statstik nonparametrik relatif kecil, karena statistik jenis ini tidak memerlukan banyak asumsi.

  2. Perhitungan yang harus dilakukan pada umumnya sederhana dan mudah khusunya untuk data yang kecil.

  3. Konsep dalam statistik nonparametrik mudah untuk dimengerti

  4. Dapat digunakan untuk menganalisa data yuang berbentuk hitungan maupun peringkat (rank)

Sebaliknya kekurangan satatistik nonparameter yang paling utama adalah hasil tidak selalu sesuai dengan yang dihrapkan, karena kesederhanaan perhitungannya. Namun walaupun perhitungan dalam statistik nonparameter sengat sederhana, bila jumlah datanya sangat besar maka dibutuhkan perhitungan yang sangat lama. Untuk kasus demikian, prosedur statistika parametrik lebih tepat untuk digunakan. Analisis satatsitik non parametrik :

  1. Uji tanda peringkat Wolcoxon dan uji Mann Withney (untuk 1-2 ) kelompok.

  2. Uji Kruskal-Wallis (untuk kelompok lebih dari 2)

  3. Uji Rank Spearman dan Kandall Tau

  4. Uji Friedman

  5.  Uji chi quaderant  dan lain –lain


  1. Manfaat dan Fungsi Statistik

Seiring dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, maka peranan ilmu statistik penting. Hampir seluruh kebijak \an atau kepuitusan yang diambil oelh pakar ilmu pengetahuan atau para eksekutif (sesuai dengan ilmu mereka) didasari oleh ilmu statistik serta hasil analisis dan interprestrasi data, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Sehingga statistik dapat digunakan sebgai alat untuk :

  1. Komunikasi

Statistin dapat diguanakn  sebagai alta untuk melakukan komunikasi atau alat penghubung dari beberapan pihak. Dari data statistik yang dihasilkan beberapa pihak tersebut dapat mengambil suatu keputusan.

  1. Deskripsi

Statistik dapat digunakan sebgai alat untuk menyajikan, menggambarkan atau mengilustrasikan data ke dalam bentuk tabel, gambar dan diagram sehingga orang mudah memahaminya. Contohnya hasiln produksi dalam satu periode, laporan keuangan, lapirang tingkat kecelakaan lalu lintas dijalan tol, laporan tingkat pengangguran dan laporan tingkat kejahatan. Semua informasi tersebut dapat disajikan dalam bentuk tabel, gambar dan  diagaram.

  1. Regresi

Statistik dapat digunakan sebagai alat untuk meramalkan atau memperdiksi pengaruh dari data (variable bebas) terhadap data yang lain (variable tak bebas). Misalnya tingkat pengangguran berpengaruh terhadap tingkat kejatahatan dijakarta. Tingkat pengangguran (variabel bebas), sedangkan tingkat kejahatan (variabel tak bebas) dengan dmeikian besar kecilnya tingkat kejahatan dapat diprediksi dari tingkat pengangguran.

  1. Korelasi

Statistik dapat digunakan sebgai alat untuk menentukan seberapa kuat hubungan antara dua data dalam suatu penelitan. Misalnya biaya promosi berhubungan dengan tingkat penjualan.

  1. Komparasi

Statistik dapat digunakan sebagai alat untuk membandingkan data dua kelompok atau lebih.






Dowload Materi Bentuk Word Di Bawah Ini :




Materi 3 download[4]

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah statistik